4:08 AM Edit This 0 Comments »
Idiot
Idiot bukanlah sesuatu yang unik. Idiot itu fakta, tidak bisa dihindari. Gua tidak membicarakan tentang ipk yang jelek, ataupun nilai ulangan yang baik. Gua membicarakan murni apa itu idiot, dengan definisi gua sendiri tentunya.
Alkisah teman kampus saya, Ariel, manusia berasal dari Tegal. Datang ke Jakarta dengan harapan bisa meraih cita-cita di Untar. Namun pada faktanya, dia adalah orang yang super idiot. Ke-idiotanya ini membuat teman-teman disekitarnya merasa dibodohi oleh orang idiot. Nahloh dibodohi orang idiot! Apa yang dirasa? Gua juga gak tau rasanya di bodohi orang idiot. Namun ketika gua dibodohi dia, gua mengerti rasanya. Rasanya gua kaya mau kayang sambil makan es krim di depan fakultas Fikom yang notabene nya adalah Fakultas paling rame dilewati mahasiswa. Sehingga semua mahasiswa tau, gua telah dibodohi orang idiot.
Contoh-contoh fakta ke-idiotanya adalah, tidak lain dia bisa dibilang lemot, namun menurut gua dia gak lemot. Itu emang bawaan alam. Haha.
A: Ariel
K: Korban ke-idiotan
_________________
K: Riel, Kalo Acoord baru lampu belakangnya gitu ya?
A: Ah itu mah Acoord lama tau.
K: Kalo Acoord lama kok lampu belakangnya gitu sih kaya Acoord baru?
A: Iya kalo Acoord yang baru emang gitu lampu belakangnya..
K: @$#^$*%(%)^%&%&#
Tatkala, kejadian seperti ini gua kira hanya kebetulan semata. Namun makin lama kejadian seperti ini masih sering terjadi.
_____________________________________________________________________________________
Waktu Bakti sosial di Ujung Kulon, tim advance pergi duluan dan tim inti menyusul. Program kita disana adalah membangun WC umum. Ketika WC itu dibangun, kita secara sukarela ikut membantu. Ya yang mengaduk semen, masang bata dll. Suatu ketika Gua membutuhkan kayu kecil untuk menyanggah tembok yang baru dipasang. Dengan maksud tembok itu gak roboh kalo ketiup angin, jadi dibutuhkan kayu kecil yang panjangnya kira-kira 1 meter kurang lah. Lalu gua suruh Ariel, karena dia lagi nganggur gua liat. Yaudah tuh gua bilang gini
K : Riel, cariin gua kayu dong ukuranya kecil aja buat menyanggah bangunan ini.
A: Okey
Dia pergi gitu aja, tanpa pertanyaan apapun. Disini gua udah mulai curiga, pasti nanti gak beres nih. Apa yang gua suruh dengan apa yang dibawa. Untuk mencari kayu seperti itu paling cuma 3 menit udah dapet, karena ini lokasinya hutan dan banyak kayu. Tetapi sampe 20 menit kok ga balik-balik. Makin curiga aja gua. Dan akhirnya dia pun datang. Dan pemirsa tau gak? Feeling gua bener. Gua suruh buat bawa kayu kecil, eh dia malah bawa KAYU KUSEN UKURANYA 3 METER LEBIH SEGEDE GABAN sambil bilang “Ini Lek kayunya gua udah dapet, gimana cukup ga?”
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
_____________________________________________________________________________________
Besoknya kita masih harus melanjutkan kreatifitas kita membuat WC, dan saya akan menyuruh Ariel yang lebih simple aja, ambil ember. Ya ember biasa yang gak pake ribet-ribet kaya kayu kemarin.
K: Riel, ambilin ember item dong dirumah, deket pintu
A: Ember item? Emang ada ya? (gua agak seneng ketika dia nanya balik, berharap kali ini gak gagal)
K: Iya riel. Ambil 2 ya dirumah
A: Okay
Sejenak dia pergi melesat bagai angin bertiup kencang. Seakan tau apa yang sudah disuruh. Tetapi apa daya, Ariel tetaplah Ariel. Tidak bisa disuruh begitu saja. Kalo kata Warkop “Kita gak pernah sukses”
Dia balik lagi ke arah gua dan bertanya: “Tadi gua disuruh ngambil apa ya?”
*&*^*^#*^#^&(&^%$#
Sejak kejadian itu, anak-anak membuat peraturan “Jangan pernah menyuruh Ariel, apapun alasanya tidak boleh, Ariel itu spesial jadi gak boleh disuruh-suruh”
Mungkin karena sering main sama Ariel, kita jadi agak idiot. Di Ujung Kulon kita membawa tenda. Maksudnya kita ingin membuka tenda deket pantai ataupun di hutan lepas. Dimana-mana nih ya namanya kalo mau buka tenda, cari tempat yang pas dulu baru dipasang tendanya. Kalo kita beda, kita buka tendanya dijadiin rapi, dan digotong kesana kemari sambil mencari tempat yang pas. Sangat pintar dan bersemangat sekali hhhhhhh
Petualangan di Ujung Kulon tidak sampai disini saja, lagi-lagi Ariel melakukan aksinya. Ketika itu Ariel sama gua sedang menuju jalan pulang ke tenda, di tenda ada Adam dan Robi. Inget ya Adam di tenda, jadi di jalan pulang cuma gua sama dia.
Di perjalanan Ariel melihat kucing yang loncat-loncat seperti sedang kegirangan. Dan idiotnya dia juga kegirangan melihat kucing itu. Lalu sesampainya ditenda dia langsung cerita ke Adam, dan gua pun ikut mendengarkan.
A: Adam! Gua tadi liat kucing loncat-loncatan di hutan sama Adam (harusnya sama gua ini, salah dia)
K: Hah? Lo kapan perginya ama gua?
A: Eh gua salah apa gimana ya?
K: ZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZ
GUA: (GULING-GULINGAN DI TANAH)
Jam 6 sore adalah jam-jamnya kita sangat kelaperan, seharian dikampus males-malesan, saatnya kita mencari sesuatu yang di makan. Kita memutuskan untuk ke pecel lele deket Telkom sebrang CP. Sambil menunggu makanan, kita berbincang-bincang sedikit.
K: Eh lo tau Hotel Butik ga?
A: Hah? Gua gatau emang dimana itu?
K: Itu loh yang dijalan deket Taman Anggrek.
A: Wah beneran gua gak tau, gua taunya Butik Hotel deket Taman Anggrek.
K: YA ITU MAKSUD GUA &&^%&%#*#@&#(@&#(
Agak ngeselin emang kalo ngomong sama dia, perlu kesabaran tinggi. Jadi sabar ya pemirsa.
_____________________________________________________________________________________
Ariel tidak sampai disitu aja, terkadang dia kurang menangkap apa yang kita bicarakan.
A: Eh sekarang hari apa ya?
K: Sekarang hari kamis riel.
A: Oh hari rabu.
K: SERAH LO DAH PUSING GUA.
Ternyata ke-idiotan ini adalah sebuah penyakit! Artinya bisa menyebar ke teman-teman seperjuangan.
Gak lama dari kejadian itu, Hendra teman kita melakukan hal ke-idiotan yang sama. Idiot yang simple tapi lumayan ngebodohin kita untuk beberapa saat.
H: Hendra
K: Korban ke-idiotan
_____________________________________________________________________________________
H: Eh tanggal 22 itu tanggal berapa ya?
K: Ehmmm itu hari.................EH BEGO PERTANYAANLO YANG BENER NGAPA!
_____________________________________________________________________________________
Idiot simple ini memang agak menyebalkan, ketika kita sudah berfikir (keras), ternyata ada kesalahan dipertanyaan nya. What a shame. Kita berdoa banyak untuk sodara Ariel agar diberi kemudahan jalan dan sukses akan rejekinya, Amin!



0 comments:
Post a Comment